Kamu
- Maret 31, 2018
- by
Entahlah ada di satu saat aku ingin menyerah saja. Tidak ingin
melanjutkan perjalanan di Surabaya ini. Bukan aku tak ingin membahagiakan kedua
orang tua dan keluarga ku. Bukan aku tak sanggup mengerjakan tugas. Tapi
terkadang aku malu pada mereka yang berada di atas ku. Entah dalam hal ilmu
atau apapun itu.
Kebiasaan untuk belajar pada seseorang mungkin terbawa hingga saat
ini. aku memang selalu di kirim ke tempat les oleh kedua orang tua ku. Waktu
aliah dulu, selalu ada orang memberi ku semangat. Ahh, teringat lagi aku pada
orang itu. Orang yang hampir menjadi teman hidup ku jika Tuhan berkehendak.
Namun sayang, Tuhan berkata lain. Tuhan tak ingin terlalu lama menyiksanya dengan
rasa sakit yang dialaminya selama ini. ataukah ini teguran untukku
untuk tidak mencintai dunia dengan berlebihan. Entahlah, aku merasa salat ku
menjadi lebih on Time karena diajaknya. Dan pekerjaanku baik-baik saja
apabila dikerjakan dengannya. Oh Aldy, dirimu selalu berhasil
membuatku menyelipkanmu dalam setiap kisah yang aku tulis. Lagi-lagi ku katakan
bahwa bercerita tentang mu selalu menyenangkan. Semoga Tuhan memberi
mu tempat terindah di sisi-Nya. Semoga kau dan aku akan dipertemukan lagi di
surga-Nya kelak.
Kamu, semangat ku. :*

0 komentar:
Posting Komentar